FK UNY Dorong Pelayanan Kesehatan Inklusif untuk Penyandang Disabilitas melalui Pemberdayaan Kader Kesehatan di Kapanewon Pajangan

Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang inklusif bagi penyandang disabilitas, Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Yogyakarta sukses menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Pemberdayaan Kader Kepanewon Pajangan dalam Layanan Kesehatan Disabilitas”. Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu, 1 Agustus 2026 di Aula Puskesmas Pajangan, Bantul ini menghadirkan Kader Pembangunan Manusia (KPM) Kapanewon Pajangan sebagai peserta utama. Melalui kegiatan ini, para kader dibekali pengetahuan mengenai pentingnya pelayanan kesehatan yang inklusif serta peran strategis mereka dalam mendukung pemenuhan hak kesehatan bagi penyandang disabilitas di lingkungan masyarakat. PkM ini memiliki tema “Pemberdayaan Kader Kapanewon Pajangan dalam Layanan Kesehatan Disabilitas”.

Sepanjang rangkaian kegiatan, peserta mengikuti seminar edukatif yang menghadirkan berbagai materi mengenai layanan kesehatan inklusif dan non-diskriminatif bagi penyandang disabilitas, peran kader dalam layanan kesehatan terpadu, hingga permasalahan kesehatan yang sering dijumpai pada penyandang disabilitas, khususnya pada aspek kesehatan mata dan THT. Selain itu, peserta juga memperoleh pembekalan mengenai penggunaan bahasa isyarat sebagai sarana komunikasi yang efektif dengan penyandang disabilitas. Melalui sesi penyampaian materi yang interaktif serta diskusi bersama para narasumber, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman kader dalam memberikan edukasi, pendampingan, dan pelayanan yang lebih ramah bagi penyandang disabilitas. Kegiatan ini memiliki garis besar: Meningkatkan kapasitas kader Kapanewon Pajangan dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang inklusif melalui edukasi mengenai kesehatan disabilitas dan komunikasi yang efektif.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat antusiasme yang tinggi dari seluruh peserta maupun narasumber. Melalui terselenggaranya kegiatan PkM ini, Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Yogyakarta berharap pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh para kader dapat diterapkan dalam kegiatan sosialisasi dan pendampingan di masyarakat. Langkah ini diharapkan menjadi kontribusi nyata dalam menciptakan pelayanan kesehatan yang lebih inklusif, berkeadilan, serta mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.