Narasumber Konferensi Internasional “International Diabetic Lower Extremity Symposium 2025” dr. Jeffrey Ariesta Putra, Sp.B

Bali, Indonesia – Salah satu dosen Universitas Negeri Yogyakarta, dr. Jeffrey Ariesta Putra, Sp.B, dipercaya menjadi pembicara dalam ajang ilmiah bergengsi International Diabetic Lower Extremity Symposium 2025 yang diselenggarakan pada 22–23 Oktober 2025 di Grand Hyatt Bali.

Konferensi internasional ini diadakan oleh International Society of Regenerative Medicine and Wound Repair, dan menghadirkan para pakar luka kronis terkemuka dunia, termasuk pembicara tamu dari Harvard University, Amerika Serikat, yang membawakan topik terbaru dalam manajemen luka kronis dan regenerasi jaringan.

Dalam forum ilmiah tersebut, dr. Jeffrey Ariesta Putra, Sp.B membawakan presentasi berjudul “The Combination of Platelet-Rich Plasma (PRP) and Moist Exposed Burn Ointment (MEBO) in Chronic Wound Healing.” Penelitian dan pengalaman klinis yang dipresentasikan menyoroti sinergi antara faktor pertumbuhan dari PRP dan sifat regeneratif MEBO, yang terbukti mempercepat penyembuhan luka diabetik kronis serta meningkatkan kualitas jaringan granulasi.

“Pendekatan kombinasi ini memberikan harapan baru dalam terapi luka kronis, terutama di negara berkembang seperti Indonesia, di mana ketersediaan sumber daya sering kali terbatas. Kami ingin menghadirkan solusi yang efektif, terjangkau, dan berbasis bukti,” ujar dr. Jeffrey dalam sesi diskusi.

Partisipasi dr. Jeffrey dalam simposium internasional ini menandai langkah penting dalam memperkuat posisi Indonesia di bidang regenerative medicine dan wound management di tingkat global. Kegiatan ini diikuti oleh ratusan dokter, akademisi, dan praktisi kesehatan dari berbagai negara yang mempresentasikan hasil penelitian dan inovasi terbaru dalam terapi luka diabetik, rekayasa jaringan, serta biomaterial medis.

Dengan keikutsertaan ini, dr. Jeffrey Ariesta Putra, Sp.B turut membawa nama baik Indonesia dalam kancah ilmiah internasional, sekaligus membuka peluang kolaborasi lintas negara di bidang wound healing dan regenerative surgery.